ACEH UTARA — Antusiasme masyarakat untuk mengikuti rangkaian peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 di Kabupaten Aceh Utara terus meningkat. Memasuki hari keempat, Kamis (10/9/2026), pengunjung mulai memadati kawasan panggung utama sejak pagi menjelang siang.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul 10.30 WIB, masyarakat dari berbagai wilayah mulai berdatangan ke area kegiatan. Kondisi cuaca yang mendung turut mendukung suasana sehingga pengunjung terlihat nyaman menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang disuguhkan panitia.
Antusiasme tersebut merupakan kelanjutan dari ramainya kegiatan pada malam sebelumnya. Ribuan masyarakat memadati kawasan acara untuk mengikuti tausiah yang disampaikan dai, Tgk. Habibi An-Nawawi, Lc., M.Dipl.
Tak hanya panggung utama, ratusan stan yang mengikuti kegiatan juga masih menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Beragam kuliner, produk UMKM, serta hasil pembangunan dan kreativitas masyarakat ditampilkan dalam rangkaian kegiatan Milad Samudera Pasai ke-800.
Ketua Panitia Milad Samudera Pasai ke-800, M. Jhony, S.H., mengatakan rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada seremoni peringatan sejarah, tetapi juga memadukan sejumlah kegiatan lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencakup sejarah, keagamaan, pameran pembangunan, UMKM, hingga simulasi mitigasi bencana.
“Alhamdulillah dari hari pertama sampai hari ini kegiatan berjalan dengan lancar. Malam ini tampil Tgk. Habibi sebagai dai yang ditunggu-tunggu masyarakat. Jadi dalam hal ini mohon dukungan semua elemen agar acara sukses sampai tanggal 13 mendatang,” ujar M. Jhony.
Ia berharap dukungan masyarakat dan seluruh elemen daerah terus diberikan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada 13 September 2026.
Menurut panitia, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus menghidupkan kembali nilai sejarah dan kebudayaan yang diwariskan Samudera Pasai.
Sementara itu, ratusan stan yang telah disiapkan masih terus melayani pengunjung. Pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk dan kuliner lokal kepada masyarakat yang datang.
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan Milad Samudera Pasai ke-800 disebut digelar secara gotong royong dengan dukungan dan sumbangan dari berbagai pihak.
Panitia sebelumnya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBK Aceh Utara. Hal itu juga pernah disampaikan Bendahara Panitia, Muslim Syamsudin, serta Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan terus berlangsung hingga 13 September 2026 dengan berbagai agenda yang telah dipersiapkan panitia untuk masyarakat.
Peringatan 800 tahun Samudera Pasai ini diharapkan menjadi momentum untuk mengenang kejayaan sejarah masa lalu sekaligus membangun kesadaran generasi saat ini agar nilai-nilai sejarah, adat, budaya dan kebersamaan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.(*)
.png)