,

Iklan

Antisipasi Banjir, PUPR Lhokseumawe Keruk Saluran Air di Permukiman dan Pusat Kota

Wartapos
20 Okt 2026, 18:59 WIB Last Updated 2026-10-20T11:59:38Z


LHOKSEUMAWE – Mengantisipasi potensi genangan air dan banjir saat musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe mengintensifkan pembersihan dan pengerukan saluran drainase di kawasan permukiman padat penduduk serta sejumlah titik di pusat kota.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan saluran air berfungsi optimal, terutama ketika curah hujan meningkat. Pembersihan difokuskan pada saluran yang mengalami pendangkalan akibat penumpukan lumpur, sampah, dan sedimen yang berpotensi menghambat aliran air.


Dalam kegiatan tersebut, petugas membersihkan saluran utama hingga drainase berukuran kecil di lorong-lorong permukiman warga. Endapan lumpur dan material lainnya diangkat agar kapasitas saluran kembali optimal dan air hujan dapat mengalir lebih lancar menuju saluran pembuangan utama.


Material hasil pengerukan juga diangkut menggunakan truk untuk mencegah penumpukan di tepi jalan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta kebersihan lingkungan.


Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, ST, MT, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), T. Syahrial, ST, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi banjir dan genangan air menjelang musim penghujan.


Menurutnya, pemeliharaan drainase perlu dilakukan secara berkala agar saluran air tetap berfungsi dengan baik, terutama di kawasan yang rawan mengalami genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran drainase.


“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjaga fungsi saluran air. Kami berharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam drainase, sehingga aliran air tetap lancar dan upaya pencegahan genangan dapat berjalan maksimal,” demikian imbauan yang disampaikan.


Melalui kegiatan tersebut, Dinas PUPR Kota Lhokseumawe berharap risiko genangan air di jalan dan kawasan permukiman dapat ditekan. Namun, upaya penanganan banjir juga membutuhkan pemeliharaan drainase secara berkelanjutan serta dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.(*)

Iklan