,

Iklan

Huntap Korban Bencana Lhokseumawe Mulai Dibangun

Wartapos
23 Sep 2026, 16:27 WIB Last Updated 2026-09-23T09:28:31Z



LHOKSEUMAWE — Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpusat beserta Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) bagi masyarakat korban bencana di Kota Lhokseumawe memasuki tahap pelaksanaan.

Tahapan tersebut ditandai dengan digelarnya Pre Construction Meeting (PCM) atau rapat persiapan pelaksanaan kontrak pekerjaan, Rabu (23/9/2026).

PCM menjadi bagian penting sebelum pekerjaan fisik dimulai, khususnya untuk memastikan kesiapan teknis, kondisi lokasi, koordinasi lintas sektor, serta dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan Huntap.

Pembangunan Huntap tersebut berlokasi di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, dan Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Kegiatan PCM dihadiri Kasatker dan PPK Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Camat Muara Dua, Camat Muara Satu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Lhokseumawe, perwakilan Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe, para Geusyik gampong lokasi pembangunan, serta pihak pelaksana pekerjaan dari PT Sarjis Agung Indrajaya.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak melakukan koordinasi dan menyamakan persepsi terkait berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Pembahasan mencakup kesiapan lokasi, kondisi eksisting, aspek teknis pembangunan, akses menuju lokasi, dukungan pemerintah daerah, hingga koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintahan gampong.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Furqan, ST., MSM., IP., mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pembangunan Huntap dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, kecamatan dan pemerintah gampong diperlukan agar berbagai persoalan yang berpotensi muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.

Usai pelaksanaan PCM, seluruh peserta kemudian melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan di Gampong Cut Mamplam dan Gampong Padang Sakti.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi, kesiapan lahan dan akses, sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu menjadi perhatian sebelum dan selama pekerjaan fisik berlangsung.

Dengan dilaksanakannya PCM dan peninjauan lapangan secara bersama-sama, pembangunan Huntap diharapkan dapat segera berjalan secara terkoordinasi, tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembangunan hunian tersebut juga diharapkan menjadi bagian penting dari proses pemulihan masyarakat korban bencana di Kota Lhokseumawe, sekaligus memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.

Pemerintah bersama seluruh pihak terkait diharapkan terus menjaga koordinasi selama proses pembangunan, sehingga Huntap yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.(*)

Iklan