,

Iklan

PT Pupuk Iskandar Muda Perkuat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Iklim dan Penguatan Ekosistem

Wartapos
2 Jul 2026, 16:28 WIB Last Updated 2026-07-02T09:29:45Z

 



Aceh Utara – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema "Saatnya Bekerja untuk Iklim", PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar berbagai program pelestarian lingkungan yang mengintegrasikan upaya mitigasi perubahan iklim, pelestarian ekosistem, serta penguatan ketahanan masyarakat, Kamis (2/7/2026).


Berbagai kegiatan tersebut meliputi penanaman 2.000 pohon, transplantasi terumbu karang, serta pemasangan Early Warning System (EWS) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.


Program ini dilatarbelakangi semakin nyata dampak perubahan iklim, mulai dari perubahan pola cuaca, meningkatnya risiko bencana, hingga menurunnya kualitas ekosistem. Melalui aksi nyata tersebut, PIM ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.


Sebanyak 2.000 bibit pohon produktif ditanam, terdiri atas mangga, kelapa hibrida, jengkol, aren, matoa, bambu, ingul, dan kayu manis. Penanaman dilakukan di empat lokasi, yakni Desa Bangka Jaya sebanyak 500 bibit, Kecamatan Sawang 550 bibit, Kecamatan Langkahan 550 bibit, serta kawasan PT Pupuk Iskandar Muda sebanyak 400 bibit.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rehabilitasi lahan yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh Utara. Melalui penghijauan, kawasan terdampak diharapkan kembali memiliki fungsi ekologis yang lebih baik serta meningkatkan daya dukung lingkungan dalam menghadapi perubahan iklim.


PIM juga mengusung konsep "Gerakan 1 Rumah 1 Pohon", yang mengajak setiap rumah menanam dan merawat minimal satu pohon produktif. Selain berfungsi menyerap karbon, menghasilkan oksigen, dan memperbaiki kualitas lingkungan, pohon-pohon tersebut juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.


Bagi masyarakat pesisir yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor perikanan, pohon produktif diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan saat kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melaut. Sementara bagi wilayah yang terdampak banjir, tanaman produktif diharapkan mampu membantu memulihkan fungsi lahan, memperbaiki struktur tanah, dan mengembalikan keseimbangan ekosistem.


Pelaksanaan penanaman pohon mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan pemerintah desa sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan terkoordinasi.


Sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem laut, PIM juga melaksanakan transplantasi terumbu karang di Sabang menggunakan modul berbentuk laba-laba (spider web) yang memanfaatkan tube bekas hasil fabrikasi PT Pupuk Iskandar Muda. Inovasi ini tidak hanya mendukung pemulihan terumbu karang, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan material yang masih memiliki nilai guna.


Selain menjadi habitat berbagai biota laut, terumbu karang juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menopang kehidupan masyarakat pesisir.


Di sisi lain, PIM turut memasang Early Warning System (EWS) sebagai sistem peringatan dini guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya adaptasi masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.


Vice President K3LH PT Pupuk Iskandar Muda, Usman, mengatakan bahwa tantangan perubahan iklim harus dihadapi melalui kolaborasi semua pihak.


"Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk mengubah kepedulian menjadi tindakan. Melalui penanaman pohon, konservasi ekosistem laut, dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat, kami ingin menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus kehidupan masyarakat. Perubahan besar selalu diawali oleh langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama," ujar Usman.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kontribusi dan dukungan positif yang diberikan. Berbagai kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap potensi bencana," katanya.


Menutup keterangannya, Usman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan.


"Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Saatnya bergerak bersama menjaga bumi demi masa depan yang lebih baik," tutupnya.

(Andri Syahputra)

Iklan