,

Iklan

Ketua DPRK Apresiasi Kebijakan Bupati Aceh Utara Salurkan Sapi Meugang ke Seluruh Desa

Wartapos
19 Feb 2026, 05:33 WIB Last Updated 2026-02-18T22:34:45Z
Ketua DPRK Aceh Utara, Tgk Arafat Ali, SE.


ACEH UTARA — Ketua DPRK Aceh Utara, Tgk Arafat Ali, SE, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa atas kebijakan penyaluran sapi meugang kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.


Menurut Tengku Arafat, kebijakan pembagian sapi meugang tersebut dinilai sangat berpihak kepada rakyat karena dilakukan melalui proses musyawarah bersama unsur Forkopimda Aceh Utara, yang turut melibatkan seluruh camat di daerah itu.


“Ini kebijakan yang sangat luar biasa, karena diambil melalui rapat bersama dan mempertimbangkan pemerataan bantuan bagi masyarakat di seluruh desa,” ujarnya. Kamis 19 Februari 2026.


Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan bantuan sapi meugang ke sekitar 852 desa dengan dukungan anggaran daerah lebih dari Rp19 miliar. Selain itu, sisa anggaran sekitar Rp 5 miliar dimanfaatkan untuk membeli tambahan lembu yang kemudian disalurkan khusus ke desa-desa terdampak banjir parah.


Tak hanya itu, pemerintah daerah juga melakukan upaya kemitraan dan lobi dengan berbagai pihak guna menambah jumlah sapi bantuan bagi masyarakat korban banjir. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kondisi sosial ekonomi warga.


“Bagi kami di DPRK, kebijakan ini jelas menunjukkan keberpihakan kepada rakyat. Ini patut diapresiasi,” kata Tengku Arafat.


Ia menambahkan, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen kepemimpinan Bupati Ismail A. Jalil bersama Wakil Bupati Tarmizi Panyang dalam menjaga tradisi meugang sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.


Sebagai diketahui, Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Aceh, dengan populasi diperkirakan lebih dari 610 ribu jiwa yang tersebar di 27 kecamatan dan ratusan gampong (desa).


Dengan wilayah yang luas serta kerentanan terhadap bencana banjir musiman tambah Tgk Arafat, kebijakan pemerataan bantuan sosial dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial masyarakat.


Program pembagian sapi meugang ini pun diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan tradisi kebersamaan di Aceh Utara."pintanya.(*)

Iklan